top of page

NGA FAQ

Public·222 members
Santiago Nguyen
Santiago Nguyen

Kumpulan Contoh Dialog Drama 6 Orang dalam Bahasa Arab dan Terjemahannya


Contoh Dialog Drama 6 Orang Percakapan Bahasa Arab




Apakah Anda sedang mencari contoh dialog drama 6 orang percakapan bahasa arab? Jika ya, maka Anda berada di tempat yang tepat. Dalam artikel ini, kami akan memberikan beberapa contoh dialog drama 6 orang percakapan bahasa arab yang bisa Anda gunakan sebagai referensi atau inspirasi untuk membuat drama sendiri.




contoh dialog drama 6 orang percakapan bahasa arab



Dialog drama 6 orang percakapan bahasa arab adalah sebuah bentuk karya sastra yang menggambarkan percakapan antara enam orang dalam bahasa arab. Dialog drama 6 orang percakapan bahasa arab biasanya memiliki tema, latar, tokoh, konflik, dan alur yang menarik dan bervariasi. Dialog drama 6 orang percakapan bahasa arab juga bisa menjadi sarana untuk belajar bahasa arab dengan lebih menyenangkan dan interaktif.


Berikut adalah beberapa contoh dialog drama 6 orang percakapan bahasa arab yang bisa Anda simak:


Contoh Dialog Drama 6 Orang Percakapan Bahasa Arab tentang Persahabatan




Tema: Persahabatan


Latar: Sekolah


Tokoh: Ali, Ahmad, Fatimah, Aisyah, Umar, dan Bilal


Konflik: Ali dan Ahmad berselisih karena masalah sepele


Alur: Ali dan Ahmad bertengkar karena Ali tidak mau meminjamkan buku catatan kepada Ahmad. Fatimah dan Aisyah mencoba menenangkan mereka, tetapi tidak berhasil. Umar dan Bilal datang dan memberikan nasihat kepada mereka. Akhirnya, Ali dan Ahmad berdamai dan meminta maaf satu sama lain.


Dialog:


Ali: يَا أَحْمَدُ أَرْجُوْكَ اتْرُكْنِي وَحْدِي لاَ أُرِيْدُ الْحَدِيْثَ مَعَكَ


Ahmad: Ya Ali, tolong tinggalkan aku sendiri, aku tidak mau berbicara denganmu


Ahmad: لاَ لاَ أُرِيْدُ أَنْ أَتْرُكَكَ وَحْدَكَ أُرِيْدُ أَنْ تُعِيْدَ إِلَيَّ كِتَابِي


Ali: Tidak, aku tidak mau meninggalkanmu sendiri, aku mau kamu mengembalikan bukuku


Ali: مَا أَيُّ كِتَابٍ تَتَحَدَّثُ عَنْهُ أَنَا لاَ أَمْلِكُ كِتَابًا لَك


Ahmad: Buku apa yang kamu bicarakan? Aku tidak punya buku milikmu


Ahmad: كِتَابُ اللُّغَةِ العربية الّذي اسْتَعِيرْتُهُ مِنْك


Ali: Buku bahasa arab yang aku pinjam darimu


Ali: هذا ليس كتابك هذا كتابي أنا اشتريته بمالي


Ahmad: Ini bukan bukumu, ini bukuku, aku yang membelinya dengan uangku


Ahmad: كذب هذا كتابي انظر إلى اسمي في الغلاف


Ali: Bohong, ini bukuku, lihat namaku di sampulnya


Ali: هذا اسمي لا اسمك أنت نسخته مني


Ahmad: Ini namaku, bukan namamu, kamu yang menirunya dariku


Fatimah: يا رجال ما بالكم لماذا تتشاجرون بسبب كتاب


Aisyah: Hai laki-laki, apa yang terjadi? Mengapa kalian bertengkar karena buku?


Fatimah: هذا ليس موضوعًا يستحق الخلاف توقفوا عن هذه السخافة


Aisyah: Ini bukan hal yang pantas untuk diperselisihkan, berhentilah dari kebodohan ini


Ali: هذا ليس سخافة هذا حقي هو سرق كتابي


Ahmad: Ini bukan kebodohan, ini hakku, dia mencuri bukuku


Ahmad: لا أنت سرقت كتابي وأنا سأخبر المعلم عنك


Ali: Tidak, kamu yang mencuri bukuku, dan aku akan memberitahu guru tentangmu


Umar: ما هذه الضجة التي أسمعها ماذا يحدث هنا


Bilal: Apa kegaduhan yang kudengar? Apa yang terjadi di sini?


Umar: يا علي وأحمد ما بالكما لماذا تصرخان في وجه بعضكما البعض


Bilal: Hai Ali dan Ahmad, apa yang salah dengan kalian? Mengapa kalian berteriak-teriak satu sama lain?


Ali: يا عمر وبلال ساعداني هذا اللص سرق كتابي


Ahmad: Hai Umar dan Bilal, tolong aku, pencuri ini mencuri bukuku


Ahmad: لا تصدقه هو اللص هو من سرق كتابي


Ali: Jangan percaya padanya, dia pencurinya, dia yang mencuri bukuku


Umar: كفى يا صديقي كفى من هذه التهم المزورة


Bilal: Cukuplah wahai sahabatku, cukuplah dari tuduhan-tuduhan palsu ini


Umar: ألا تخجلان من أنفسكما ألا تستحيان من ربكما


Bilal: Bukankah kalian malu pada diri kalian? Bukankah kalian takut pada Tuhan kalian?


Umar: أنتما صديقان منذ الطفولة والآن تتخانقان بسبب شيء تافه


Bilal: Kalian berdua sahabat sejak kecil, dan sekarang kalian bertengkar karena hal sepele


Umar: هل هذه هي الصداقة التي تعلمناها من ديننا الحنيف


Bilal: Apakah ini persahabatan yang kita pelajari dari agama kita yang lurus?


Umar: هل نسيتم قول الله تعالى : ( والعصر إن الإنسان لفي خسر إلا الذين آمنوا وعملوا الصالحات وتواسو بالحق وتواسو بالصبر )


Bilal: Apakah kalian lupa firman Allah ta'ala : ( Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran )


Umar: هل نسيتم قول رسول الله صلى الله عليه وسلم : ( لا يبغض الم


Contoh Dialog Drama 6 Orang Percakapan Bahasa Arab tentang Keluarga




Tema: Keluarga


Latar: Rumah


Tokoh: Ayah, Ibu, Ani, Ali, Rani, dan Rizal


Konflik: Ani dan Ali tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah


Alur: Ayah dan Ibu meminta Ani dan Ali untuk mengerjakan pekerjaan rumah, tetapi mereka menolak dengan berbagai alasan. Rani dan Rizal datang dan menawarkan bantuan mereka. Ani dan Ali merasa malu dan akhirnya mau membantu.


Dialog:


أَبُوْ : يَا أَنِيْ يَا عَلِيْ هَيَّا انْهِضَا وَاعْمَلَا شَيْئًا مُفِيْدًا


Ayah: Hai Ani, hai Ali, ayo bangun dan kerjakan sesuatu yang berguna


أُمُّ : نَعَمْ هَذَا الْبَيْتُ بِحَاجَةٍ إِلَى تَنْظِيْفٍ وَتَرْتِيْبٍ


Ibu: Ya, rumah ini perlu dibersihkan dan dirapikan


أَنِيْ : أَبِي أُمِّي أَنَا لاَ أُحِبُّ الْعَمَلِ الشَّاقِّ


Ani: Ayah, Ibu, aku tidak suka kerja keras


عَلِيْ : وَأَنَا أَيْضًا أَنَا مُتْعَبٌ جِدًّا مِنْ الدِّرَاسَةِ


Ali: Dan aku juga, aku sangat lelah dari belajar


أُمُّ : يا بُنَيّ يا بُنَتِي لا تكونا كسولين العمل شرف ونعمة


Ibu: Hai anakku laki-laki, hai anakku perempuan, janganlah kalian malas, kerja itu kehormatan dan nikmat


أبو : نعم والعمل في البيت يزيد من المحبة والتعاون بين أفراد الأسرة


Ayah: Ya, dan kerja di rumah itu menambah cinta dan kerjasama antara anggota keluarga


راني : السلام عليكم يا عمو يا خالة


Rani: Assalamu'alaikum, hai paman, hai bibi


رزال : السلام عليكم يا عمو يا خالة


Rizal: Assalamu'alaikum, hai paman, hai bibi


أبو : وعليكم السلام يا بنت أختي يا ابن أخي


Ayah: Wa'alaikumussalam, hai anak perempuan saudaraku, hai anak laki-laki saudaraku


أم : وعليكم السلام مرحبًا بكما في بيتكما


Ibu: Wa'alaikumussalam, selamat datang di rumah kalian


راني : شكرًا لكما كيف حالكم جميعًا


Rani: Terima kasih kalian berdua, bagaimana kabar kalian semua?


رزال : نحن بخير الحمد لله وأنتم كيف حالكم


Rizal: Kami baik alhamdulillah, dan kalian bagaimana kabarnya?


أبو : نحن بخير أيضًا الحمد لله فقط نحن نواجه مشكلة صغيرة


Ayah: Kami juga baik alhamdulillah, hanya saja kami menghadapi masalah kecil


أم : نعم هذان الطفلان لا يريدان مساعدتنا في أعمال البيت


Ibu: Ya, kedua anak ini tidak mau membantu kami dalam pekerjaan rumah


راني : حقًا لماذا هذا يا أني وعلي


Rani: Benarkah? Mengapa ini ya Ani dan Ali?


رزال : ألا تحبان أن تسعدان أبوكما وأمكما


Rizal: Bukankah kalian suka menyenangkan ayah dan ibu kalian?


أني : نحبهما جدًا ولكن نحن مشغولون جدً


Ani: Kami sangat mencintai mereka, tetapi kami sangat sibuk


علي : نعم لدينا الكثير من الوظائف المدرسية التي يجب أن نقوم بها


Ali: Ya, kami punya banyak tugas se