top of page

NGA FAQ

Public·276 members
Santiago Nguyen
Santiago Nguyen

Kumpulan Contoh Dialog Drama 6 Orang dalam Bahasa Arab dan Terjemahannya


Contoh Dialog Drama 6 Orang Percakapan Bahasa Arab




Apakah Anda sedang mencari contoh dialog drama 6 orang percakapan bahasa arab? Jika ya, maka Anda berada di tempat yang tepat. Dalam artikel ini, kami akan memberikan beberapa contoh dialog drama 6 orang percakapan bahasa arab yang bisa Anda gunakan sebagai referensi atau inspirasi untuk membuat drama sendiri.




contoh dialog drama 6 orang percakapan bahasa arab



Dialog drama 6 orang percakapan bahasa arab adalah sebuah bentuk karya sastra yang menggambarkan percakapan antara enam orang dalam bahasa arab. Dialog drama 6 orang percakapan bahasa arab biasanya memiliki tema, latar, tokoh, konflik, dan alur yang menarik dan bervariasi. Dialog drama 6 orang percakapan bahasa arab juga bisa menjadi sarana untuk belajar bahasa arab dengan lebih menyenangkan dan interaktif.


Berikut adalah beberapa contoh dialog drama 6 orang percakapan bahasa arab yang bisa Anda simak:


Contoh Dialog Drama 6 Orang Percakapan Bahasa Arab tentang Persahabatan




Tema: Persahabatan


Latar: Sekolah


Tokoh: Ali, Ahmad, Fatimah, Aisyah, Umar, dan Bilal


Konflik: Ali dan Ahmad berselisih karena masalah sepele


Alur: Ali dan Ahmad bertengkar karena Ali tidak mau meminjamkan buku catatan kepada Ahmad. Fatimah dan Aisyah mencoba menenangkan mereka, tetapi tidak berhasil. Umar dan Bilal datang dan memberikan nasihat kepada mereka. Akhirnya, Ali dan Ahmad berdamai dan meminta maaf satu sama lain.


Dialog:


Ali: يَا أَحْمَدُ أَرْجُوْكَ اتْرُكْنِي وَحْدِي لاَ أُرِيْدُ الْحَدِيْثَ مَعَكَ


Ahmad: Ya Ali, tolong tinggalkan aku sendiri, aku tidak mau berbicara denganmu


Ahmad: لاَ لاَ أُرِيْدُ أَنْ أَتْرُكَكَ وَحْدَكَ أُرِيْدُ أَنْ تُعِيْدَ إِلَيَّ كِتَابِي


Ali: Tidak, aku tidak mau meninggalkanmu sendiri, aku mau kamu mengembalikan bukuku


Ali: مَا أَيُّ كِتَابٍ تَتَحَدَّثُ عَنْهُ أَنَا لاَ أَمْلِكُ كِتَابًا لَك


Ahmad: Buku apa yang kamu bicarakan? Aku tidak punya buku milikmu


Ahmad: كِتَابُ اللُّغَةِ العربية الّذي اسْتَعِيرْتُهُ مِنْك


Ali: Buku bahasa arab yang aku pinjam darimu


Ali: هذا ليس كتابك هذا كتابي أنا اشتريته بمالي


Ahmad: Ini bukan bukumu, ini bukuku, aku yang membelinya dengan uangku


Ahmad: كذب هذا كتابي انظر إلى اسمي في الغلاف


Ali: Bohong, ini bukuku, lihat namaku di sampulnya


Ali: هذا اسمي لا اسمك أنت نسخته مني


Ahmad: Ini namaku, bukan namamu, kamu yang menirunya dariku


Fatimah: يا رجال ما بالكم لماذا تتشاجرون بسبب كتاب


Aisyah: Hai laki-laki, apa yang terjadi? Mengapa kalian bertengkar karena buku?


Fatimah: هذا ليس موضوعًا يستحق الخلاف توقفوا عن هذه السخافة


Aisyah: Ini bukan hal yang pantas untuk diperselisihkan, berhentilah dari kebodohan ini


Ali: هذا ليس سخافة هذا حقي هو سرق كتابي


Ahmad: Ini bukan kebodohan, ini hakku, dia mencuri bukuku


Ahmad: لا أنت سرقت كتابي وأنا سأخبر المعلم عنك


Ali: Tidak, kamu yang mencuri bukuku, dan aku akan memberitahu guru tentangmu


Umar: ما هذه الضجة التي أسمعها ماذا يحدث هنا


Bilal: Apa kegaduhan yang kudengar? Apa yang terjadi di sini?


Umar: يا علي وأحمد ما بالكما لماذا تصرخان في وجه بعضكما البعض


Bilal: Hai Ali dan Ahmad, apa yang salah dengan kalian? Mengapa kalian berteriak-teriak satu sama lain?


Ali: يا عمر وبلال ساعداني هذا اللص سرق كتابي


Ahmad: Hai Umar dan Bilal, tolong aku, pencuri ini mencuri bukuku


Ahmad: لا تصدقه هو اللص هو من سرق كتابي


Ali: Jangan percaya padanya, dia pencurinya, dia yang mencuri bukuku


Umar: كفى يا صديقي كفى من هذه التهم المزورة


Bilal: Cukuplah wahai sahabatku, cukuplah dari tuduhan-tuduhan palsu ini


Umar: ألا تخجلان من أنفسكما ألا تستحيان من ربكما


Bilal: Bukankah kalian malu pada diri kalian? Bukankah kalian takut pada Tuhan kalian?


Umar: أنتما صديقان منذ الطفولة والآن تتخانقان بسبب شيء تافه


Bilal: Kalian berdua sahabat sejak kecil, dan sekarang kalian bertengkar karena hal sepele


Umar: هل هذه هي الصداقة التي تعلمناها من ديننا الحنيف


Bilal: Apakah ini persahabatan yang kita pelajari dari agama kita yang lurus?


Umar: هل نسيتم قول الله تعالى : ( والعصر إن الإنسان لفي خسر إلا الذين آمنوا وعملوا الصالحات وتواسو بالحق وتواسو بالصبر )


Bilal: Apakah kalian lupa firman Allah ta'ala : ( Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran )


Umar: هل نسيتم قول رسول الله صلى الله عليه وسلم : ( لا يبغض الم


Contoh Dialog Drama 6 Orang Percakapan Bahasa Arab tentang Keluarga




Tema: Keluarga


Latar: Rumah


Tokoh: Ayah, Ibu, Ani, Ali, Rani, dan Rizal


Konflik: Ani dan Ali tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah


Alur: Ayah dan Ibu meminta Ani dan Ali untuk mengerjakan pekerjaan rumah, tetapi mereka menolak dengan berbagai alasan. Rani dan Rizal datang dan menawarkan bantuan mereka. Ani dan Ali merasa malu dan akhirnya mau membantu.


Dialog:


أَبُوْ : يَا أَنِيْ يَا عَلِيْ هَيَّا انْهِضَا وَاعْمَلَا شَيْئًا مُفِيْدًا


Ayah: Hai Ani, hai Ali, ayo bangun dan kerjakan sesuatu yang berguna


أُمُّ : نَعَمْ هَذَا الْبَيْتُ بِحَاجَةٍ إِلَى تَنْظِيْفٍ وَتَرْتِيْبٍ


Ibu: Ya, rumah ini perlu dibersihkan dan dirapikan


أَنِيْ : أَبِي أُمِّي أَنَا لاَ أُحِبُّ الْعَمَلِ الشَّاقِّ


Ani: Ayah, Ibu, aku tidak suka kerja keras


عَلِيْ : وَأَنَا أَيْضًا أَنَا مُتْعَبٌ جِدًّا مِنْ الدِّرَاسَةِ


Ali: Dan aku juga, aku sangat lelah dari belajar


أُمُّ : يا بُنَيّ يا بُنَتِي لا تكونا كسولين العمل شرف ونعمة


Ibu: Hai anakku laki-laki, hai anakku perempuan, janganlah kalian malas, kerja itu kehormatan dan nikmat


أبو : نعم والعمل في البيت يزيد من المحبة والتعاون بين أفراد الأسرة


Ayah: Ya, dan kerja di rumah itu menambah cinta dan kerjasama antara anggota keluarga


راني : السلام عليكم يا عمو يا خالة


Rani: Assalamu'alaikum, hai paman, hai bibi


رزال : السلام عليكم يا عمو يا خالة


Rizal: Assalamu'alaikum, hai paman, hai bibi


أبو : وعليكم السلام يا بنت أختي يا ابن أخي


Ayah: Wa'alaikumussalam, hai anak perempuan saudaraku, hai anak laki-laki saudaraku


أم : وعليكم السلام مرحبًا بكما في بيتكما


Ibu: Wa'alaikumussalam, selamat datang di rumah kalian


راني : شكرًا لكما كيف حالكم جميعًا


Rani: Terima kasih kalian berdua, bagaimana kabar kalian semua?


رزال : نحن بخير الحمد لله وأنتم كيف حالكم


Rizal: Kami baik alhamdulillah, dan kalian bagaimana kabarnya?


أبو : نحن بخير أيضًا الحمد لله فقط نحن نواجه مشكلة صغيرة


Ayah: Kami juga baik alhamdulillah, hanya saja kami menghadapi masalah kecil


أم : نعم هذان الطفلان لا يريدان مساعدتنا في أعمال البيت


Ibu: Ya, kedua anak ini tidak mau membantu kami dalam pekerjaan rumah


راني : حقًا لماذا هذا يا أني وعلي


Rani: Benarkah? Mengapa ini ya Ani dan Ali?


رزال : ألا تحبان أن تسعدان أبوكما وأمكما


Rizal: Bukankah kalian suka menyenangkan ayah dan ibu kalian?


أني : نحبهما جدًا ولكن نحن مشغولون جدً


Ani: Kami sangat mencintai mereka, tetapi kami sangat sibuk


علي : نعم لدينا الكثير من الوظائف المدرسية التي يجب أن نقوم بها


Ali: Ya, kami punya banyak tugas sekolah yang harus kami kerjakan


راني : حسنًا إذًا دعوني أساعدكم في إنجازها


Rani: Baiklah, kalau begitu biar aku bantu kalian menyelesaikannya


رزال : وأنا سأساعد عمو وخالة في تنظيف البيت


Rizal: Dan aku akan bantu paman dan bibi dalam membersihkan rumah


أبو : جزاءكم الله خيرً


Rama: Mari kita pergi ke kedua anak ini dan jelaskan kepada mereka bahaya apa yang mereka lakukan


سارية : حسنًا لعلهم يستمعون إلينا ويتقبلون نصيحتنا


Sari: Baiklah, mudah-mudahan mereka mendengarkan kita dan menerima nasihat kita


(راما وسارية يذهبان إلى أدي ودينة ويتحدثان معهما)


(Rama dan Sari pergi ke Adi dan Dina dan berbicara dengan mereka)


راما : السلام عليكم يا أدي يا دينة


Rama: Assalamu'alaikum, hai Adi, hai Dina


سارية : السلام عليكم كيف حالكما


Sari: Assalamu'alaikum, bagaimana kabar kalian?


أدي : وعليكم السلام نحن بخير الحمد لله


Adi: Wa'alaikumussalam, kami baik alhamdulillah


دينة : وعليكم السلام نحن بخير أيضًا الحمد لله


Dina: Wa'alaikumussalam, kami juga baik alhamdulillah


راما : هذا جيد نحن سعداء لرؤيتكما


Rama: Itu bagus, kami senang melihat kalian


سارية : نعم نحن جيرانكم الجدد نسكن في البيت المقابل لبيتكم


Sari: Ya, kami tetangga baru kalian, kami tinggal di rumah yang berseberangan dengan rumah kalian


أدي : حقًا أهلا وسهلا بكم في حينا


Adi: Benarkah? Selamat datang di lingkungan kami


دينة : نعم أهلا وسهلا بكم هل تحتاجون إلى مساعدة في شيء


Dina: Ya, selamat datang kalian, apakah kalian butuh bantuan dalam sesuatu?


راما : شكرًا لكما لقد كنتما لطيفين جدًا


Rama: Terima kasih kalian berdua, kalian sangat baik


سارية : نعم شكرًا لكما ولكن عفوًا هل يمكننا أن نقول لكما شيئًا مهمًا


Sari: Ya, terima kasih kalian berdua, tetapi maaf, bisakah kami mengatakan sesuatu yang penting kepada kalian?


أدي : بالطبع قولوا ما تريدون


Adi: Tentu saja, katakanlah apa yang kalian mau


دينة : نعم قولوا ما في قلوبكم


Dina: Ya, katakanlah apa yang ada di hati kalian


راما : حسنًا إذًا نحن نريد أن ننصحكم بشأن قوارير الشروب التي رميتموها على الأرض


Rama: Baiklah, kalau begitu kami ingin menasihati kalian tentang botol minuman yang kalian buang ke tanah


سارية : نعم هذه القوارير تشوه منظر الحديقة وتضر بالبيئة


Sari: Ya, botol-botol ini merusak pemandangan taman dan merugikan lingkungan


أدي : ماذا تقولان هذه القوارير ليست مهمة هي فقط قطع من البلاستيك


Adi: Apa yang kalian katakan? Botol-botol ini tidak penting, mereka hanya potongan-potongan plastik


دينة : نعم وهذه القطع من البلاستيك لا تتحلل بسهولة في التربة وتبقى لسنوات عديدة


Dina: Ya, dan potongan-potongan plastik ini tidak terurai dengan mudah di tanah dan tetap bertahan selama bertahun-tahun


راما : وهذه القطع من البلاستيك تصبح مصدرًا للأمراض والآفات التي تهدد صحة الإنسان والحيوان


Rama: Dan potongan-potongan plastik ini menjadi sumber penyakit dan hama yang mengancam kesehatan manusia dan hewan


سارية : وهذه القطع من البلاستيك تؤثر سلبًا على جودة الماء والهواء والتنوع الحيوي


Sari: Dan potongan-potongan plastik ini berdampak negatif pada kualitas air, udara, dan keanekaragaman hayati


أدي : حقًا لم أفكر في هذه الأشياء من قبل


Adi: Benarkah? Aku tidak pernah memikirkan hal-hal ini sebelumnya


دينة : وأنا أيضًا كنت أظن أن هذه القوارير لا تضر بأحد


Dina: Dan aku juga, aku pikir botol-botol ini tidak merugikan siapa pun


رامа : لقد أخطأتما في تفكيركما فالإسلام يأمرنا بالإحسان إلى كل شيء حتى إلى البيئة التي نعيش فيه


Rama: Kalian salah dalam berpikir, karena Islam memerintahkan kita untuk berbuat baik kepada segala sesuatu bahkan kepada lingkungan yang kita hidup di dalamnya


سارية : نعم والإسلام يحرم علينا إفساد الأرض وإضاعة المال في معصية الله


Sari: Ya, dan Islam melarang kita untuk merusak bumi dan membuang-buang harta dalam kemaksiatan kepada Allah


أدي : سبحان الله لقد عظَّمتُ في قلبي حقَّ هذه البِئَةِ


Adi: Maha Suci Allah, aku telah membesarkan di hatiku hak lingkungan ini


دينة : وأن ca3e7ad8fd


About

Got any questions? Ask them here!

Members

  • lennarthoyer4
  • Cracks Here
    Cracks Here
  • Mark
    Mark
  • Alex Brod
    Alex Brod
  • Elvin Ziphzer Ybias
    Elvin Ziphzer Ybias
bottom of page